“Matsaba 2025: Helm Bola dan Semangat Baru di Pondok Darut Tauhid”
Pondok Darut Tauhid, Genggong– Kegiatan Masa Ta’aruf Santri Baru (Matsaba) tahun 2025 dilaksanakan di Pondok Darut Tauhid, Pesantren Zainul Hasan Genggong. Acara ini diadakan selama tiga hari, mulai dari Rabu, 17 Juli 2025, hingga Jumat, 18 Juli 2025, dan diikuti oleh semua santri baru. Matsaba kali ini diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, antara lain: Seminar Akhlaq: Disampaikan oleh Ustad Zaini Zainury, seorang guru di Pondok Darut Tauhid. Seminar ini bertujuan untuk membentuk karakter dan akhlak santri baru. Seminar Bullying: Ustad Lutfi Izzul Islam, alumni Pondok Darut Tauhid, memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan cara menghadapinya. Sambutan dan Kepesantrenan: Pengasuh Pondok Darut Tauhid, Nun Hassan Ahsan Malik, memberikan sambutan hangat kepada santri baru, menekankan pentingnya nilai-nilai kepesantrenan. Rihlah ke Maqbaroh: Santri juga diajak untuk berziarah ke maqbaroh para pendiri dan muasis Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pendiri. Salah satu hal menarik dari Matsaba tahun ini adalah kewajiban bagi santri baru untuk mengenakan kostum unik berupa helm dari potongan bola plastik yang dipasang di kepala. Menurut Nun Hassan Ahsan Malik, “Helm bola itu dipakai agar melatih mental para santri dan agar tidak ada perbedaan di antara para santri.” Ini merupakan cara kreatif untuk menciptakan rasa kebersamaan dan kesetaraan di antara semua santri. Dengan kegiatan yang beragam dan penuh makna ini, diharapkan santri baru dapat lebih siap dan bersemangat dalam menjalani kehidupan pesantren. Matsaba menjadi langkah awal yang penting bagi mereka untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial yang akan bermanfaat di masa depan.
Kembali